Kerjao

Cara Penggunaan untuk Pencari Kerja

Panduan singkat melengkapi profil, melamar, dan mengerjakan tes di Kerjao. Panduan untuk perusahaan →

1. Daftar & Coba Tes Singkat

Daftar sebagai Pencari Kerja hanya perlu email dan password (atau lewat Google) — tidak perlu isi profil lengkap dulu. Begitu masuk, Dashboard akan menawarkan Tes MBTI singkat (sekitar 5 menit) supaya kamu langsung dapat hasil dan rekomendasi lowongan awal.

Kamu bisa langsung menelusuri lowongan tanpa profil lengkap. Profil (foto, bio, no. HP, minat pekerjaan, lokasi, pendidikan, pengalaman, resume, dsb.) baru wajib diisi lengkap pas kamu menekan Lamar Sekarang — makin lengkap profilnya, makin tinggi skor kecocokan yang dilihat perusahaan dan makin akurat rekomendasi lowongan di Dashboard.

2. Cari & Lamar Lowongan

Gunakan kotak pencarian di halaman utama atau menu Cari Lowongan untuk menelusuri lowongan berdasarkan judul, lulusan (jenjang pendidikan), kota, kategori pekerjaan, dan umur — bebas dilihat-lihat kapan saja.

Klik lowongan yang diminati, lalu tekan Lamar Sekarang. Kalau profilmu belum lengkap, kamu akan diminta melengkapinya dulu (nama, no. HP, lokasi, foto) baru lamaran benar-benar terkirim. Setelah itu, sistem memandu kamu menyelesaikan rangkaian tes yang disyaratkan lowongan tersebut.

3. Kenali Badge Terverifikasi & Hindari Lowongan Palsu

Perusahaan dengan badge biru bertanda centang 'Terverifikasi' di samping namanya sudah mengunggah dokumen legalitas usaha (NIB/SIUP/Akta/NPWP) dan ditinjau manual oleh admin Kerjao — badge ini muncul di kartu lowongan, halaman detail lowongan, dan profil perusahaan.

Belum ada badge bukan berarti pasti penipuan (banyak perusahaan sah belum mengajukan verifikasi), tapi tetap waspada terutama untuk lowongan tanpa badge dengan gaji tidak wajar atau deskripsi tidak jelas.

Tanda bahaya lowongan palsu: diminta transfer uang/bayar biaya apa pun (pendaftaran, seragam, pelatihan), proses seleksi hanya lewat chat pribadi tanpa wawancara resmi, atau diminta data sensitif (KTP, rekening) sebelum diterima kerja. Kerjao dan perusahaan yang sah tidak pernah meminta transfer dari pelamar.

Kalau menemukan lowongan atau perusahaan yang mencurigakan, gunakan tombol Laporkan di halaman lowongan/profil tersebut supaya admin bisa menindaklanjuti.

4. Mengerjakan Tes

Beberapa lowongan mewajibkan Tes Skill sesuai bidang pekerjaan, dan semua lamaran otomatis menyertakan tes psikometrik Big Five (kepribadian) dan Holland Code (minat karier).

Beberapa lowongan juga bisa mewajibkan Tes IQ dan/atau Tes MBTI. Kalau kamu sudah pernah mengerjakannya sebelumnya, hasil lama otomatis dipakai lagi — tidak perlu mengulang.

Tes Big Five dan Holland Code punya opsi pakai hasil lama atau tes ulang kalau hasil sebelumnya masih berlaku (dalam 6 bulan terakhir).

5. Memantau Status Lamaran & Rekomendasi Lowongan

Pantau status lamaranmu dari Dashboard lewat tahapan yang jelas: Terkirim → Dilihat Perusahaan → Shortlist → Interview → Diterima/Ditolak — jadi kamu tahu persis lamaranmu sudah dilihat atau belum, bukan cuma menunggu tanpa kabar.

Kalau diundang wawancara, kamu akan diminta konfirmasi kehadiran (Hadir/Tidak Hadir) — perusahaan akan melihat konfirmasi ini sebelum memutuskan.

Dashboard juga menampilkan rekomendasi lowongan yang disaring otomatis berdasarkan minat pekerjaan, jenjang pendidikan, dan umur di profilmu, lalu diurutkan berdasarkan hasil Holland Code dan Big Five supaya mengarah ke pekerjaan yang paling cocok — makin lengkap profil dan tesmu, makin relevan rekomendasinya.

6. Kartu ID Pekerja

Dari halaman Profil Saya, tekan tombol Cetak Kartu ID Kerjao untuk membuat kartu identitas berisi Nomor Induk, kontak, alamat, skill, dan hasil tes MBTI/IQ — bisa dicetak sebagai bukti kamu terdaftar di Kerjao.

7. Pengaturan Akun

Buka menu Pengaturan (lewat foto profil di pojok kanan atas) untuk ganti password, mengatur preferensi notifikasi email/WhatsApp, dan memilih tampilan terang/gelap.